Masjid Al-Aqsha

merupakan masjid agung kota klaten. letaknya yang strategis dekat dengan jalan raya kota klaten.

Balai Desa Teloyo

terletak disebelah kelurahan desa teloyo, merupakan bangunan paling tua di desa ini.

Ikon Tugu Tenun

terletak dipusat kota klaten dekat dengan rumah sakit Tegalyoso klaten.

 

Bupati Klaten Mengadakan Acara Tasyakuran Menempati Rumah Dinas

Kyai

Klaten – Rabu (16/03) malam Bupati Klaten Hajah Sri Hartini menggelar acara Tasyakuran menempati rumah dinas bupati (Jawa Slup-Slupan) Jalan Pemuda 294 Klaten. Kegiatan menghadirkan lima ratusan peserta dihibur oleh kelompok Hadroh wanita Yamuna dari Batur Ceper Klaten itu, juga mendengarkan pengajian oleh Kyai Haji Duhri Asyhari dari Semarang.

Disaksikan oleh penjabat Muspida, anggota DPRD, para kepala SKPD dan undangan lain beserta istri atau suami, bupati Hajah Sri Hartini meminta ijin kepada warga kampung Kahuman kalurahan Tonggalan kecamatan Klaten Tengah untuk menempati rumah dinas bupati. Sehubungan yang bersangkutan telah dilantik menjadi bupati pada pertengahan bulan Februari yang lalu. “Semoga kehadiranya di rumah dinas yang ditempati ini mampu menjalankan tugas dengan baik dan selamat sesuai amanat yang diterimanya” pintanya.

Ketua RW 1 kampung Kahuman kalurahan Tonggalan kecamatan Klaten Tengah Rustono mengatakan, bahwa diwilayahnya setiap bulan menggelar acara pertemuan warga dan PKK baik ditingkat RT maupun RW. Disamping itu untuk kelompok lansia juga menggelar acara senam Lansia agar kesehatannya tetap terjaga. “Untuk itu bupati yang juga sebagai warga baru dimohon dapat menyempatkan waktu untuk menghadiri pertemuan warga“ pintanya.

Kyai Haji Duhri Asyhari minta para pejabat dan masyarakat taat menjalankan ibadah sesuai ajaran agama yang dianutnya. Utamanya para pejabat yang jadi panutan masyarakat lebih bisa memberi contoh kepada masyarakat, agar kehidupannya dapat lebih berguna bagi lingkungan sekitarnya.

Klaten Menggelar Acara Jaksa Masuk Sekolah Di SMPN 2 Wonosari

Kajari

Klaten – Kamis (17/03) di ruang pertemuan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Wonosari Klaten diselenggarakan acara Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan diikuti oleh sekitar lima ratus peserta dari unsur Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP, SMA/SMK, dan kepala sekolah dan lain-lain itu dibuka secara resmi oleh bupati Hajah Sri Hartini, disaksikan Muspida, Kepala SKPD dan undangan lain.

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini mengatakan, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan diseluruh wilayah Indonesia. Tujuannya untuk pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini sehingga anak-anak bangsa tidak terjerumus dalam perbuatan melanggar hukum. “Kegiatan ini untuk membuka cakrawala berpikir siswa agar lebih mengetahui hukum yang berlaku sekaligus menjadi rambu yang harus diingat oleh siswa dalam pergaulan anak muda” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klaten Sugeng Haryadi mengatakan, program JMS dari pemerintah pusat lebih dimaksudkan untuk mengenalkan hukum sejak dini, agar anak tidak tersandung masalah hukum. “Dimulai dari hal-hal kecil seperti anak yang masih dibawah umur itu dilarang mengendarai kendaraan bermotor, untuk suksesnya kegaiatan ini semua pihak baik guru orang tua dan lain-lain, harus turut mengingatkan anak yang belum berumur untuk tidak melakukannya“ ujarnya.

Menurut Kajari yang baru menjabat sekitar dua bulan di Klaten ini, program JMS akan dilakukan ke 26 wilayah kecamatan yang ada di daerah setempat. Kejari Klaten kini memiliki 24 Jaksa, maka semua personil yang ada akan dikerahkan secara maksimal agar program dalam berjalan maksimal. “Semua ini dilakukan agar karakter anak-anak terbentuk dengan baik, lebih banyak mengenal hukum dan dapat menghindar dari perbuatan melanggar hukum“ tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Klaten Pantoro mengatakan, Klaten berhasil menghasilkan lima sekolah jujur berprestasi tingkat Nasional, melipiuti; SMK Negeri 1 dan 2, SMA Negeri 1, SMP Negeri 2 Klaten dan SMP Negeri 1 Delanggu. Disamping itu juga terdapat seorang kepala sekolah berprestasi nasional, yaitu kepala SMKN 2 Klaten Wartdhani Sugiyanto.

Dalam kesempatan tersebut untuk mengawali program JMS, Kejari Klaten menyematkan PIN kepada tiga orang perwakilan OSIS dari SMP Negeri 2 Wonosari, SMA Negeri 3 Klaten dan SMKN 1 Klaten. Sementara bupati Hajah Sri Hartini menyematkan PIN kepada tiga perwakilan Kepala Sekolah yaitu kepala SMPN 2 Wonosari, Kepala SMAN 3 Klaten dan Kepala SMKN 1 Klaten.

Pengukuhan Pengurus Masjid Raya Klaten Periode 2016-2021

PENGUKUH

Klaten – Selasa (22/03) di gedung pendopo pemerintah kabupaten Klaten diselenggarakan Pengukuhan Pengurus Masjid Raya Klaten Periode 2016-2021. Pengukuhan pengurus masjid yang berada disebelah Alon-alon kota Klaten sebanyak 36 personil, ditambah 3 orang penasehat terdiri dari bupati, Sekda dan Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan Pembina 5 orang terdiri dari Asisten II, Kepala PU, Kepala Kemenag, Kabag Kesra dan Kabag Umum, dilakukan oleh Sekda H Jaka Sawaldi yang mewakili Bupati.

Pengukuhan Pengurus Masjid tersebut dilanjutkan pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Kyai Haji Jazir (takmir masjid Jogoprayan Bantul) Yogyakarta itu. Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 personil dari unsur Muspida, kepala SKPD Pimpinan Ormas Islam dan undangan lain.

Pengurus masjid yang dikukuhkan meliputi; ketua H Anif Sholikhin, Bidang Idarah Koordinator H Budi Prasetyo, Seksi Kesekretariatan Poniran dan Moch Syarif Anwar. Seksi Administrasi Keuangan Hajah Umi Khasanah dan Hajah Suswantini, Seksi Humas dan Informasi Joko Priyono dan Haji Waluyo. Pengurus juga dilengkapi Bidang Imarah terdiri Seksi Pembinaan Pemuda dan Remaja Masjid, Seksi Pembinaan Ibadah dan Amaliyah Ramadhan, Seksi Pendidikan, Dakwah dan PHBI, Seksi Organisasi, Litbang, Dokumentasi dan Perpustakaan, Seksi Pemberdayaan perempuan peranan Wanita dan Pembinaan Keluarga Sakinan dan Seksi Zakat Infaq Sodaqoh dan Layanan Sosial. Ditambah Bidang Ri’ayah meliputi Koordinator H Soekemi, Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana dan K3 dan Seksi Keamanan.

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda H Jaka Sawaldi mengatakan, masjid merupakan satu institussi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari masjidlah, tumbuh dan berkembang khasanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam.” Masjid selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat dibidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain” tandasnya.

Menurut bupati Klaten, semua berkepentingan agar masjid dijaga jangan sampai jatuh ketangan mereka yang menyegarkan gagasan yang tidak Islami seperti radikalisme, fanatisme, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain, dan anjuran-anjutan profokatif yang bisa berujung pada tindak kekerasan dan terorisme.

Lebih lanjut bupati mengatakan, Masjid Raya dalam usia ke 45 tahun sejak didirikan tahun 1971 masih banyak ruang bagi pengurus untuk berbuat bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pengelola masjid. Sehingga pengurus diharapkan mampu mendorong agar masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, namun juga dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, baik hafalan Qur’an dan memperbaiki kwalitas bacaan Qur’an dan lain-lain.

Jasad Bayi Perempuan Tengkurap di Sungai Sekaran Wonosari Klaten, Telinganya Membusuk

bayi

Solopos.com, KLATEN — Warga Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Klaten, digemparkan oleh penemuan mayat bayi perempuan di Sungai Sekaran, desa setempat, Senin (7/3/2016). Kuat dugaan, bayi malang tersebut sudah dibuang di sungai sejak sehari atau dua hari lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, penemuan mayat bayi perempuan itu kali pertama dilihat Budoyo, 60, warga Desa Sekaran. Semula, peternak bebek itu hendak menggiring hewan ternaknya di sekitar Sungai Sekaran. Saat melintasi sungai, Budoyo melihat mayat bayi dalam kondisi tengkurap.

“Setelah ada temuan itu, saya dikabari warga. Pas saya lihat, kondisi telinga bayi sudah rusak [membusuk]. Di waktu selanjutnya, bayi dikirim ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Soeradji Tirtonegoro,” kata Kepala Desa (Kades) Sekaran, Hery Tri Marjono, kepada Solopos.com, Senin.

Tak berselang lama, aparat kepolisian yang memperoleh informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mayat bayi berjenis perempuan itu memiliki berat badan sekitar 3,6 kilogram dan panjang 40 cm.

“Saat ditemukan, masih ada tali pusarnya. Dugaannya, mayat bayi dibuang karena hasil hubungan gelap. Saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Wonosari, AKP Parnoto, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Faizal.

Aduh, Bupati Klaten Lupa Akun Twitter Sendiri

duo sri

Solopos.com, KLATEN–Bupati Klaten, Sri Hartini menglaim memiliki twitter guna menyerap aspirasi warga melalui media sosial (medsos). Namun saat ditanya akun twitter, Sri Hartini mengaku lupa dengan akunnya sendiri.

“Saya sudah membuat Twitter. Tapi, akunnya saya lupa namanya. Silakan tanyakan ke bagian hubungan masyarakat (humas),” kata Sri Hartini, saat ditemui wartawan di SMPN 2 Wonosari, Klaten, Kamis (17/3/2016).

Sri Hartini mengatakan pembuatan akun Twitter sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Melalui Twitter tersebut, diharapkan komunikasi dengan warga dapat terjalin dengan baik.

“Ini juga dalam rangka memenuhi perintah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo [setiap pemimpin daerah disarankan berkomunikasi dengan warganya melalui medsos, terutama memiliki akun twitter. Hal itu untuk menyerap aspirasi warga],” katanya.

Terpisah, saat Solopos.com, menghubungi Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Klaten, Wahyudi Martono, yang bersangkutan tidak mengangkat ponselnya. Saat Solopos.com mengirim pesan singkat via ponsel, Wahyudi Martono tidak menjawab hingga petang hari.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Klaten, Sri Mulyani, mengaku sudah memiliki akun Twitter. Nama akun Twitter wabup, yakni @YaniSunarno.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, akun tersebut mengikuti akun Sekda Klaten, Jaka Sawaldi; Pemkab Klaten, klatenkabgoid; dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Akun milik Sri Mulyani diikuti empat pengikut. Hingga sekarang, akun milik Sri Mulyani belum ada update status.

“Iya, akun Twitter itu untuk menyerap aspirasi dari medsos,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, Sri Hartini dan Sri Mulyani dilantik sebagai bupati dan wabup Klaten pertengahan Februari lalu.

Mobil Rombongan Bupati Klaten Terlibat Tabrakan Beruntun

kecelakaan

Solopos.com, KLATEN–Tiga mobil dinas (mobdin) milik beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terlibat tabrakan beruntun di Jl. Merbabu Klaten, tepatnya di depan Stadion Trikoyo Klaten, Kamis (17/3/2016). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, rombongan Bupati Klaten, Sri Hartini yang menumpang beberapa mobil melaju secara beriringan dari Klaten Kota menuju ke SMPN 2 Wonosari Klaten. Saat berada di depan Stadion Trikoyo Klaten, tiba-tiba beberapa mobil yang ditumpangi kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) direm mendadak karena ada truk hendak menyeberang di jalan tersebut.

Dalam kecepatan tinggi, tabrakan beruntun beberapa mobdin tak dapat terhindarkan. Tiga mobdin jenis Toyota Innova yang terlibat tabrakan beruntun, ditumpangi Asisten Pemerintahan Setda Klaten, Bambang Sigit Sinugroho; Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Pantoro; dan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan, Sigit Gatot Budiyanto.

“Di depan mobil saya, ada mobil Pak Bambang Sigit. Lantaran direm mendadak, mobil saya yang ada di belakangnya langsung menubruk mobil Pak Bambang Sigit. Dari arah belakang, mobil saya ditubruk mobil Pak Sigit Gatot. Tidak ada yang terluka dalam kecelakaan itu. Yang jelas, kerusakan mobil paling parah, mobil saya. Kerusakannya di bagian radiator [bocor],” kata Kadisdik Klaten, Pantoro, saat ditemui wartawan di SMPN 2 Wonosari, Kamis.

Pantoro mengaku tak panik menghadapi musibah kecelakaan tersebut. Sesaat setelah kecelakaan, mobdinnya segera diperbaiki di bengkel terdekat.

“Tidak apa-apa, itu hanya kecelakaan biasa. Saya tak deg-degan sama sekali. Saya dan sopir saya [Junius] juga masih bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Bambang Giyanto, mengatakan kecelakaan lalu lintas tak dapat dihindarkan karena beberapa mobil mengerem secara mendadak.

“Tadi [kemarin], rombongan sempat terpisah [rombongan di depan yang terdiri atas bupati dan wakil bupati serta rombongan Pak Pantoro]. Penyebabnya, sempat terjadi tabrakan secara beruntun,” katanya kepada wartawan di depan SMPN 2 Wonosari.

Sosialisasi Web Desa Teloyo

DSCN0214

DSCN0212

Sosialisasi Web Desa Teloyo kepada kepala desa teloyo yaitu bapak Soedarto,S.Pd, M.M . Dengan tujuan agar kepala desa mengetahui bahwa sudah ada website resmi yang telah dibuat dan untuk pengelolaan website ini akan diberikan kepada staff yang ada, agar mereka dapat mengupdate berita terbaru mengenai desa teloyo dan sekitarnya.

Pasar Malam Desa Teloyo

20150523_193948“Pasar malam, hiburan murah meriah dengan ciri khas martabak manis, asin, jajanan arumanis serta permainan komedi putar, tong setan, kincir angin daan permainan anak lainnya menjadi kesan tersendiri bagi masyarakat “.

PILKADA 9 DESEMBER 2015

pemilu

Pilkada 9 desember 2015, untuk pertama kalinya dalam rangka pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur serta calon Bupati dan Wakil bupati diseluruh provinsi dan kota di indonesia dilaksanakan serentak.